modulmerdeka.com – KKTP atau Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran merupakan acuan yang digunakan guru untuk menentukan apakah peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Dalam Kurikulum Merdeka, KKTP tidak lagi dimaknai sebagai angka batas ketuntasan semata, melainkan sebagai indikator ketercapaian kompetensi yang lebih deskriptif, fleksibel, dan berorientasi pada proses belajar.
Untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 1 SD MI, KKTP berfungsi sebagai panduan evaluasi perkembangan kemampuan dasar berbahasa, seperti menyimak, berbicara, membaca awal, dan menulis permulaan. Penilaian tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses pemahaman dan praktik berbahasa sehari-hari.
Pendekatan deep learning dalam konteks pendidikan dasar menekankan pembelajaran bermakna, pemahaman mendalam, dan keterkaitan dengan pengalaman nyata peserta didik.
Pada Bahasa Indonesia Kelas 1, pendekatan ini diterapkan melalui kegiatan berbahasa yang kontekstual, aktif, dan berulang secara terstruktur.
KKTP berbasis deep learning tidak hanya menilai apakah siswa dapat menjawab soal, tetapi juga apakah siswa benar-benar memahami makna kata, kalimat, dan pesan sederhana. Guru perlu merumuskan kriteria yang mencerminkan kemampuan memahami, menggunakan, dan mengomunikasikan bahasa secara nyata.
Contohnya, bukan hanya menilai kemampuan membaca kata, tetapi juga memahami isi kalimat sederhana yang dibaca. Bukan hanya menulis huruf, tetapi mampu menulis kata yang bermakna sesuai konteks.
Dalam menyusun KKTP Bahasa Indonesia Kelas 1 SD MI, terdapat beberapa prinsip penting yang perlu diperhatikan.
Pertama, selaras dengan tujuan pembelajaran. Setiap kriteria harus langsung merujuk pada tujuan yang ada di modul ajar atau ATP. Jika tujuan pembelajaran menekankan kemampuan mengenali bunyi huruf, maka kriteria harus mengukur kemampuan tersebut secara spesifik.
Kedua, menggunakan indikator yang dapat diamati. KKTP harus dirumuskan dalam bentuk perilaku atau performa yang bisa dilihat dan diukur oleh guru. Misalnya, mampu menyebutkan bunyi huruf vokal dengan benar, mampu membaca lima kata sederhana, atau mampu menyalin kalimat pendek.
Ketiga, menggunakan bahasa yang jelas dan operasional. Rumusan kriteria tidak boleh terlalu umum. Gunakan kata kerja operasional seperti menyebutkan, membaca, menulis, menjawab, menceritakan kembali.
Keempat, fleksibel dan bertahap. KKTP Kelas 1 perlu memberi ruang perbedaan kecepatan belajar siswa. Guru dapat membuat kategori mulai berkembang, berkembang sesuai harapan, dan sangat berkembang.
Bahasa Indonesia Kelas 1 berada pada Fase A. Fokus utamanya adalah literasi dasar. Oleh karena itu, KKTP umumnya mencakup beberapa komponen berikut.
Kemampuan menyimak, meliputi memahami instruksi sederhana, mengenali bunyi kata, dan merespons pertanyaan lisan.
Kemampuan berbicara, meliputi menyebutkan nama benda, menceritakan pengalaman singkat, dan menjawab pertanyaan sederhana.
Kemampuan membaca awal, meliputi mengenali huruf, menggabungkan bunyi menjadi suku kata, dan membaca kata sederhana.
Kemampuan menulis permulaan, meliputi menebalkan huruf, menyalin kata, dan menulis kata atau kalimat sangat sederhana.
Setiap komponen ini diterjemahkan menjadi kriteria ketercapaian yang terukur dan dapat diamati selama proses pembelajaran.
Berikut contoh sederhana rumusan KKTP berbasis tujuan pembelajaran membaca kata sederhana.
Tujuan pembelajaran: Siswa mampu membaca kata dua suku kata dengan lancar.
KKTP mulai berkembang: Siswa mampu membaca kata dua suku kata dengan bantuan guru atau media gambar.
KKTP berkembang sesuai harapan: Siswa mampu membaca minimal delapan dari sepuluh kata dua suku kata dengan benar tanpa bantuan.
KKTP sangat berkembang: Siswa mampu membaca sepuluh kata dua suku kata dengan lancar dan memahami maknanya dalam konteks kalimat sederhana.
Contoh ini menunjukkan bahwa kriteria tidak hanya berbentuk angka, tetapi juga deskripsi kemampuan nyata siswa.
Agar KKTP dapat diterapkan secara efektif, guru perlu mengintegrasikannya dengan kegiatan belajar harian. Penilaian dapat dilakukan melalui observasi, unjuk kerja, penugasan, dan portofolio sederhana.
Guru juga dianjurkan menggunakan lembar cek atau rubrik praktis untuk mencatat ketercapaian setiap siswa. Dengan cara ini, penilaian menjadi bagian alami dari proses belajar, bukan kegiatan terpisah yang membebani.
Umpan balik juga menjadi bagian penting. Hasil pengukuran KKTP sebaiknya ditindaklanjuti dengan penguatan, latihan tambahan, atau diferensiasi pembelajaran sesuai kebutuhan siswa.
KKTP Bahasa Indonesia Kelas 1 SD MI dalam Kurikulum Merdeka berbasis deep learning membantu guru menilai ketercapaian belajar secara lebih bermakna.
Kriteria yang dirumuskan dengan jelas, terukur, dan kontekstual akan memudahkan guru memantau perkembangan literasi dasar siswa. Dengan penerapan yang konsisten, KKTP tidak hanya menjadi alat penilaian, tetapi juga pemandu perbaikan proses pembelajaran di kelas.

Name: KKTP Bahasa Indonesia Kelas 1 SD/MI
Format: Word
Size: 40.2 KB
File Compatible: Windows 7/8/10/11

Nama asli saya Supriyadi dan populer Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan atau kunjungi website profil saya di https://supriyadipro.com
Jika anda merasa mendapatkan manfaat, jadilah aliran rezeki dengan berdonasi untuk kemajuan website ini, silahkan kirimkan ke:

Nama asli saya Supriyadi dan populer Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan atau kunjungi website profil saya di https://supriyadipro.com