modulmerdeka.com – ATP atau Alur Tujuan Pembelajaran merupakan komponen penting dalam perencanaan pembelajaran pada Kurikulum Merdeka. Untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 2 SD MI, ATP berfungsi sebagai peta jalur capaian belajar yang disusun secara runtut, logis, dan berkelanjutan.
Melalui pendekatan Deep Learning, penyusunan ATP tidak hanya berfokus pada penyelesaian materi, tetapi juga pada pendalaman pemahaman, penguatan keterampilan berbahasa, serta pembentukan kebiasaan literasi sejak dini.
Dalam Kurikulum Merdeka, ATP diturunkan langsung dari Capaian Pembelajaran per fase. Guru kemudian memecah capaian tersebut menjadi tujuan-tujuan pembelajaran yang lebih operasional dan terukur.
Pada Bahasa Indonesia Kelas 2, ruang lingkupnya mencakup keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis sederhana. Semua tujuan disusun bertahap dari kemampuan paling dasar menuju kemampuan yang lebih kompleks sesuai perkembangan peserta didik.
Pendekatan Deep Learning dalam ATP menekankan tiga hal utama, yaitu pemahaman bermakna, keterlibatan aktif, dan refleksi belajar.
Oleh karena itu, rumusan tujuan pembelajaran tidak hanya berisi kata kerja mengenal atau menyebutkan, tetapi juga menjelaskan, menceritakan kembali, menafsirkan, dan menghasilkan teks sederhana. Dengan cara ini, pembelajaran Bahasa Indonesia tidak berhenti pada hafalan, melainkan mendorong penggunaan bahasa secara nyata dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Struktur ATP Bahasa Indonesia Kelas 2 umumnya disusun per elemen kemampuan berbahasa. Guru dapat mengurutkan tujuan mulai dari memahami teks lisan sederhana, merespons instruksi, membaca kalimat pendek, hingga menulis paragraf sederhana dengan ejaan yang mulai tepat. Setiap tujuan perlu memiliki indikator ketercapaian yang jelas agar mudah diukur melalui asesmen formatif maupun sumatif.
Langkah penyusunan ATP dimulai dari analisis Capaian Pembelajaran fase A, pemetaan materi esensial, lalu perumusan tujuan pembelajaran per unit.
Setelah itu, tujuan diurutkan berdasarkan tingkat kesulitan dan prasyarat kemampuan. Guru juga perlu menyesuaikan alur dengan konteks sekolah, karakteristik peserta didik, serta alokasi waktu yang tersedia. Fleksibilitas ini menjadi ciri utama Kurikulum Merdeka.
Penerapan ATP di kelas akan lebih efektif jika dipadukan dengan aktivitas literasi yang kontekstual. Contohnya membaca cerita pendek, berdiskusi tentang isi bacaan, menulis kembali cerita dengan kalimat sendiri, serta mempresentasikan hasilnya secara lisan. Kegiatan seperti ini selaras dengan prinsip Deep Learning karena mendorong pemahaman, praktik, dan komunikasi.
Dengan ATP yang disusun secara sistematis dan mendalam, guru Bahasa Indonesia Kelas 2 SD MI memiliki panduan yang jelas dalam mengarahkan proses belajar. Pembelajaran menjadi lebih terstruktur, terukur, dan tetap memberi ruang kreativitas. Hasil akhirnya diharapkan peserta didik mampu menggunakan bahasa Indonesia secara fungsional, percaya diri, dan bermakna dalam kehidupan sehari-hari.

Name: ATP Bahasa Indonesia Kelas 2 SD/MI
Format: Word
Size: 315.0 KB
File Compatible: Windows 7/8/10/11

Nama asli saya Supriyadi dan populer Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan atau kunjungi website profil saya di https://supriyadipro.com
Jika anda merasa mendapatkan manfaat, jadilah aliran rezeki dengan berdonasi untuk kemajuan website ini, silahkan kirimkan ke:

Nama asli saya Supriyadi dan populer Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan atau kunjungi website profil saya di https://supriyadipro.com