modulmerdeka.com – Penilaian intrakurikuler pada mata pelajaran PPKN kelas 1 memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa sejak dini. Kurikulum Merdeka menekankan penilaian yang tidak hanya mengukur aspek kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik.
Guru perlu memahami format, teknik pengisian, dan cara menginterpretasikan hasil penilaian agar proses belajar berjalan optimal.
Daftar nilai intrakurikuler adalah dokumen yang memuat hasil penilaian siswa pada kegiatan pembelajaran di kelas, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN). Dokumen ini meliputi:
Menurut data Kemendikbudristek (2023), penilaian intrakurikuler dalam Kurikulum Merdeka berorientasi pada assessment for learning, bukan sekadar assessment of learning. Artinya, penilaian digunakan untuk memperbaiki proses belajar siswa.
Penilaian PPKN kelas 1 terdiri dari beberapa komponen utama:
Guru dapat menggunakan format penilaian berbentuk tabel yang memuat aspek-aspek penilaian. Berikut contoh formatnya:
| No | Nama Siswa | Sikap (A-D) | Pengetahuan (0-100) | Keterampilan (0-100) | Nilai Akhir | Predikat |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Andi | A | 85 | 90 | 88 | A |
| 2 | Budi | B | 78 | 80 | 79 | B |
Kurikulum Merdeka mendorong penilaian berbasis projek (Project-Based Assessment). Misalnya, siswa diminta membuat poster tentang aturan menjaga kebersihan kelas. Guru menilai berdasarkan:
Beberapa tips agar penilaian PPKN efektif:
Penilaian intrakurikuler membantu guru memetakan kemampuan siswa secara holistik. Selain itu, hasil penilaian dapat digunakan untuk merancang modul ajar PPKN yang lebih sesuai dengan kebutuhan belajar.
Di SD Negeri X, guru menerapkan penilaian PPKN dengan pendekatan projek. Hasilnya, 85% siswa menunjukkan peningkatan dalam keterampilan kerja sama dan sikap peduli lingkungan setelah diberi projek membuat “Pohon Harapan Pancasila”.
Untuk guru yang membutuhkan template daftar nilai dan contoh modul ajar PPKN, dapat mengunduhnya melalui tombol tautan di bawah ini.
21 KB
1. Apa perbedaan penilaian intrakurikuler dan ekstrakurikuler?
Intrakurikuler menilai kegiatan pembelajaran utama, sedangkan ekstrakurikuler menilai aktivitas di luar jam pelajaran seperti pramuka atau olahraga.
2. Bagaimana cara menentukan predikat nilai PPKN?
Predikat ditentukan berdasarkan rentang nilai, misalnya: A (86-100), B (76-85), C (66-75), D (<65).
3. Apakah sikap siswa harus dinilai setiap pertemuan?
Tidak harus, tetapi guru perlu melakukan observasi berkelanjutan untuk mendapatkan gambaran yang akurat.
4. Apakah penilaian PPKN hanya berupa angka?
Tidak. Kurikulum Merdeka mendorong deskripsi naratif yang menjelaskan perkembangan siswa.
5. Dapatkah daftar nilai ini digunakan untuk rapor?
Ya, daftar nilai intrakurikuler menjadi dasar pengisian nilai rapor PPKN kelas 1.
Daftar nilai intrakurikuler PPKN kelas 1 Kurikulum Merdeka adalah alat penting bagi guru untuk memantau perkembangan siswa.
Dengan format yang jelas, penilaian autentik, dan penerapan berbasis projek, guru dapat membentuk siswa menjadi pribadi yang berkarakter sesuai nilai-nilai Pancasila.
Jika anda merasa mendapatkan manfaat, bagi yang mungkin ingin berdonasi untuk kemajuan website ini, silahkan kirimkan ke:

Terima kasih atas partisipasinya, semoga menjadi keberkahan bagi kami dan Anda semua.
Nama asli saya Supriyadi dan populer Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan atau kunjungi website profil saya di https://supriyadipro.com