KKTP Al-Qur’an Hadis Kelas 3 MI Fase B Kurikulum Merdeka

modulmerdeka.com – Kurikulum Merdeka membawa paradigma baru dalam pendidikan di Indonesia, salah satunya dengan penekanan pada pembelajaran yang lebih kontekstual, berdiferensiasi, dan berpusat pada peserta didik.

Dalam konteks pendidikan madrasah, khususnya mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab, dokumen perencanaan pembelajaran seperti KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran) menjadi instrumen penting untuk memastikan arah dan tujuan pembelajaran yang jelas dan terukur.

Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai KKTP Al-Qur’an Hadis Kelas 3 MI Fase B Kurikulum Merdeka.

Apa Itu KKTP?

KKTP adalah singkatan dari Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran. Dokumen ini digunakan untuk menentukan sejauh mana peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran dalam satu atau beberapa kegiatan belajar.

KKTP disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama dan dijabarkan dalam bentuk tujuan pembelajaran yang spesifik.

Dalam Kurikulum Merdeka, KKTP menjadi dasar penilaian formatif dan sumatif. Selain itu, KKTP membantu guru dalam merancang strategi pembelajaran berdiferensiasi serta intervensi yang tepat jika peserta didik belum mencapai tujuan pembelajaran.

Karakteristik Al-Qur’an Hadis di Kelas 3 MI Fase B

Mata pelajaran Al-Qur’an Hadis di kelas 3 MI pada Fase B dirancang untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Hadis serta membentuk akhlak mulia sejak dini. Materi dalam fase ini mencakup:

  • Penguatan kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil pada surat-surat pendek
  • Pemahaman makna kandungan ayat
  • Pembiasaan perilaku sesuai dengan nilai-nilai Islam yang terkandung dalam Al-Qur’an dan Hadis

Fase B dalam Kurikulum Merdeka meliputi kelas 1 sampai kelas 3, sehingga capaian pembelajaran harus disesuaikan dengan karakteristik peserta didik usia 7–9 tahun yang masih berada pada tahap operasional konkret.

Struktur KKTP Al-Qur’an Hadis Kelas 3 MI

KKTP Al-Qur’an Hadis disusun secara sistematis yang mencakup komponen-komponen berikut:

1. Tujuan Pembelajaran (TP)

Tujuan Pembelajaran merupakan rumusan kompetensi yang ingin dicapai peserta didik dalam satu atau beberapa kegiatan pembelajaran. Tujuan ini diturunkan dari Capaian Pembelajaran (CP) Fase B.

Contoh tujuan pembelajaran:

  • Peserta didik mampu membaca Surat Al-Fiil dengan tartil dan benar.
  • Peserta didik mampu menjelaskan kandungan isi Surat Al-Fiil dalam kehidupan sehari-hari.

2. Indikator Ketercapaian

Indikator ini digunakan untuk mengukur keberhasilan peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Indikator harus spesifik, terukur, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik kelas 3 MI.

Contoh indikator:

  • Mampu membaca Surat Al-Fiil tanpa kesalahan tajwid.
  • Mampu menyebutkan dua contoh perilaku baik yang tercermin dari isi surat.

3. Kriteria Ketercapaian

Bagian ini mendeskripsikan kriteria minimal yang harus dicapai oleh peserta didik. Kriteria biasanya diklasifikasikan dalam tiga level:

  • Tuntas (T): Siswa menunjukkan pemahaman dan keterampilan sesuai harapan.
  • Perlu Bimbingan (PB): Siswa belum mencapai tujuan, tetapi menunjukkan sebagian penguasaan.
  • Belum Tuntas (BT): Siswa tidak menunjukkan penguasaan yang cukup terhadap tujuan pembelajaran.

Kriteria ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan satuan pendidikan atau madrasah masing-masing.

4. Teknik dan Instrumen Penilaian

Teknik penilaian dalam Kurikulum Merdeka bersifat fleksibel. Guru dapat menggunakan observasi, tes tertulis, lisan, maupun penugasan praktik. Instrumen penilaian harus sesuai dengan indikator dan tujuan pembelajaran.

Contoh:

  • Lembar observasi membaca Al-Qur’an
  • Kuis pemahaman isi kandungan surat
  • Penugasan membuat gambar atau cerita yang sesuai dengan nilai surat

Peran KKTP dalam Pembelajaran Berdiferensiasi

Salah satu prinsip utama Kurikulum Merdeka adalah pembelajaran berdiferensiasi, yakni memberikan layanan belajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. KKTP membantu guru untuk:

  • Mengidentifikasi peserta didik yang memerlukan intervensi atau pengayaan
  • Menyusun kelompok belajar berdasarkan pencapaian tujuan
  • Menyesuaikan strategi mengajar dan media pembelajaran

Dengan memahami posisi masing-masing peserta didik dalam KKTP, guru dapat merancang pembelajaran yang inklusif dan bermakna.

Implementasi KKTP dalam Praktik Kelas

Implementasi KKTP memerlukan konsistensi antara perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Berikut langkah-langkah ideal:

  1. Analisis CP dan TP: Guru memahami capaian pembelajaran Fase B dan merumuskannya dalam tujuan pembelajaran yang sesuai dengan kondisi siswa kelas 3.
  2. Penyusunan KKTP: Menyusun indikator, kriteria ketercapaian, dan teknik penilaian untuk setiap TP.
  3. Pelaksanaan Pembelajaran: Menerapkan strategi belajar yang aktif, menyenangkan, dan kontekstual sesuai dengan karakteristik peserta didik.
  4. Penilaian dan Refleksi: Menggunakan instrumen untuk menilai ketercapaian dan merefleksikan efektivitas pembelajaran.

Contoh KKTP Al-Qur’an Hadis Kelas 3 MI Fase B

Berikut adalah contoh ringkas penyusunan KKTP untuk satu tujuan pembelajaran:

Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu membaca dan menghafal Surat Al-Fiil dengan tartil.

Indikator:

  1. Membaca Surat Al-Fiil dengan lancar dan benar.
  2. Menghafal Surat Al-Fiil tanpa kesalahan.

Kriteria Ketercapaian:

  • Tuntas: Mampu membaca dan menghafal 5 ayat dengan tartil.
  • Perlu Bimbingan: Membaca dan menghafal 3–4 ayat dengan sebagian kesalahan.
  • Belum Tuntas: Membaca atau menghafal kurang dari 3 ayat dengan banyak kesalahan.

Teknik Penilaian:

  • Lisan (praktik)
  • Observasi langsung
  • Lembar penilaian guru

Download KKTP Al-Qur’an Hadis Kelas 3 MI Kurikulum Merdeka

Untuk mendapatkan file KKTP Al-Qur’an Hadis Kelas 3 MI Kurikulum Merdeka semester 1 dan semester 2, silahkan unduh melalui tautan di bawah ini dalam format word/doc siap edit oleh bapak/ibu guru.

34 KB

Penyusunan KKTP Al-Qur’an Hadis Kelas 3 MI Fase B Kurikulum Merdeka merupakan bagian integral dari proses pembelajaran yang efektif dan bermakna.

Melalui KKTP, guru memiliki panduan dalam menentukan strategi, alat ukur, serta langkah tindak lanjut terhadap capaian belajar peserta didik.

Dengan demikian, kualitas pendidikan agama di madrasah dapat semakin meningkat, sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka yang berorientasi pada perkembangan potensi peserta didik secara holistik.

Jika anda merasa mendapatkan manfaat, jadilah aliran rezeki dengan berdonasi untuk kemajuan website ini, silahkan kirimkan ke:

Nama asli saya Supriyadi dan populer Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan atau kunjungi website profil saya di https://supriyadipro.com

Jelajahi Artikel Lainnya