Perangkat Ajar Seni Tari Kelas 2 SD/MI

modulmerdeka.com – Perangkat ajar Seni Tari Kelas 2 SD MI Kurikulum Merdeka berbasis deep learning dirancang untuk membantu guru melaksanakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan kontekstual.

Seni tari pada jenjang sekolah dasar tidak hanya berfungsi sebagai media ekspresi gerak, tetapi juga sebagai sarana pengembangan karakter, koordinasi motorik, rasa percaya diri, dan kepekaan estetika peserta didik.

Oleh karena itu, penyusunan perangkat ajar harus sistematis, fleksibel, dan selaras dengan capaian pembelajaran fase awal.

Konsep deep learning dalam pembelajaran dasar menekankan pada pengalaman belajar yang mendalam, bukan sekadar meniru gerakan.

Peserta didik diajak memahami makna gerak, merasakan irama, mengenali pola, serta mampu menampilkan gerak sederhana dengan kesadaran tubuh. Perangkat ajar yang baik akan memandu guru mengelola proses tersebut secara bertahap.

Komponen Perangkat Ajar Seni Tari Kelas 2 SD MI

Perangkat ajar Seni Tari pada Kurikulum Merdeka umumnya mencakup beberapa komponen utama yang saling terhubung.

Komponen pertama adalah capaian pembelajaran fase A yang menjadi dasar arah tujuan belajar. Dari capaian ini, guru menurunkannya ke dalam alur tujuan pembelajaran yang memetakan kompetensi gerak, ekspresi, dan apresiasi.

Komponen berikutnya adalah modul ajar. Modul ajar memuat tujuan pembelajaran, profil pelajar Pancasila yang ditargetkan, materi pokok gerak tari, langkah kegiatan, media, serta asesmen.

Dalam konteks Seni Tari Kelas 2, materi difokuskan pada gerak dasar, pola lantai sederhana, respons terhadap musik, dan penampilan gerak berkelompok skala kecil.

Perangkat ajar juga perlu dilengkapi dengan instrumen asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif. Asesmen tidak hanya menilai hasil gerak, tetapi juga proses, partisipasi, dan keberanian tampil. Rubrik sederhana berbasis observasi sangat sesuai untuk jenjang ini.

Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Seni Tari

Pendekatan deep learning pada Seni Tari menekankan tiga aspek utama, yaitu memahami, mengalami, dan merefleksikan.

Guru tidak langsung menuntut peserta didik menampilkan rangkaian tari, tetapi mengajak mereka mengenal unsur gerak terlebih dahulu. Misalnya mengenal gerak tangan, gerak langkah, dan perubahan arah melalui permainan gerak.

Tahap mengalami dilakukan melalui praktik berulang dengan variasi konteks. Peserta didik dapat diminta mengekspresikan gerak sesuai tema seperti alam, hewan, atau aktivitas harian. Dengan cara ini, gerak tari menjadi dekat dengan pengalaman hidup mereka.

Tahap refleksi dilakukan dengan diskusi singkat setelah praktik. Guru dapat menanyakan gerakan mana yang paling mudah, paling sulit, dan paling menyenangkan. Refleksi sederhana ini memperkuat pemahaman dan membangun kesadaran belajar.

Struktur Modul Ajar Seni Tari Kelas 2

Modul ajar yang efektif memiliki struktur yang runtut. Bagian awal berisi identitas modul, tujuan pembelajaran, dan prasyarat kemampuan awal. Bagian inti memuat skenario kegiatan pembelajaran dari pendahuluan, kegiatan inti, hingga penutup.

Kegiatan inti sebaiknya menggunakan model eksplorasi gerak. Contohnya dimulai dari pemanasan, eksplorasi gerak bebas mengikuti musik, peniruan contoh gerak dari guru, lalu pengembangan gerak sederhana secara berkelompok. Media yang digunakan dapat berupa musik ritmis, kartu gerak, atau video pendek.

Bagian akhir modul ajar berisi asesmen, pengayaan, dan remedial. Peserta didik yang cepat menguasai gerak dapat diberi tugas membuat variasi gerak. Peserta didik yang masih kesulitan dapat berlatih ulang dengan tempo lebih lambat dan bimbingan langsung.

Strategi Implementasi di Kelas

Pelaksanaan perangkat ajar Seni Tari Kelas 2 perlu memperhatikan karakteristik usia dini. Guru harus menciptakan suasana aman dan menyenangkan agar peserta didik berani bergerak. Instruksi harus singkat, jelas, dan disertai contoh visual.

Pengelolaan kelas dapat menggunakan formasi lingkaran atau berkelompok agar guru mudah mengamati. Durasi setiap aktivitas gerak dibuat pendek namun bervariasi untuk menjaga fokus belajar. Penguatan positif sangat penting untuk membangun motivasi.

Integrasi dengan nilai karakter juga dapat dimasukkan, seperti kerja sama saat menari berkelompok, disiplin mengikuti irama, dan saling menghargai penampilan teman. Dengan demikian, perangkat ajar tidak hanya mengembangkan keterampilan gerak, tetapi juga sikap sosial.

Perangkat Ajar Seni Tari Kelas 2 SD MI Kurikulum Merdeka berbasis deep learning menuntut perencanaan yang terstruktur dan pelaksanaan yang fleksibel.

Melalui modul ajar yang lengkap, asesmen autentik, dan strategi pembelajaran aktif, guru dapat menghadirkan pengalaman belajar tari yang bermakna. Pembelajaran tidak berhenti pada hafalan gerak, tetapi berkembang menjadi pemahaman, ekspresi, dan apresiasi seni sejak dini.

Perangkat Ajar Seni Tari Kelas 2

Download contoh Perangkat Ajar Seni Tari Kelas 2 SD/MI

Bagi yang membutuhkan perangkat ajar Seni Tari untuk Kelas 2 SD/MI Kurikulum Merdeka silahkan unduh melalui tautan yang kami sediakan di bawah ini:

  • ATP (Alur Tujuan Pembelajaran)
  • CP (Capaian Pembelajaran)
  • KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran)
  • PROSEM (Program Semester)
  • PROTA (Program Tahunan)
  • Modul Ajar

Jika anda merasa mendapatkan manfaat, jadilah aliran rezeki dengan berdonasi untuk kemajuan website ini, silahkan kirimkan ke:

Nama asli saya Supriyadi dan populer Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan atau kunjungi website profil saya di https://supriyadipro.com

Jelajahi Artikel Lainnya