modulmerdeka.com – Ketika Anda membaca istilah “deep learning” dalam konteks pendidikan, bukan itu yang terkait jaringan saraf tiruan, melainkan sebuah pendekatan pembelajaran yang mendalam: pembelajaran yang tidak hanya menghafal, tetapi memahami, menerapkan, merefleksi, dan mengaitkan pengalaman dengan kehidupan nyata.
Dalam materi mata pelajaran Prakarya Kerajinan kelas 8 di Kurikulum Merdeka (fase D), pendekatan ini dipakai untuk memberi pengalaman yang bermakna bagi siswa selain hanya membuat kerajinan dari bahan keras atau lunak, mereka juga mengajak berpikir: “Mengapa saya melakukan ini?
Bagaimana dengan lingkungan saya? Bagaimana saya bisa menciptakan karya yang tidak sekadar bunyi tangan, tapi punya makna?”
Beberapa artikel menyebut bahwa modul ajar “Deep Learning Prakarya (Kerajinan) Kelas 8” sudah mencakup identitas modul, kesiapan peserta didik, dimensi profil lulusan, dan desain pembelajaran yang fokus pada mindful-learning, meaningful-learning, joyful‐learning.
Jadi, modul ajar yang akan kita bahas di sini bukan sekadar daftar kegiatan “potong, lem, cat”, melainkan rencana pembelajaran yang menggabungkan elemen kreatif, kritis dan kontekstual.
Untuk mendapatkan Modul Ajar (RPP) Deep Learning Prakarya Kerajinan untuk Kelas 8 SMP/MTs, silahkan unduh melalui tautan yang kami lampirkan di bawah ini:
Bayangkan seorang guru Prakarya di sebuah SMP/MTs, misalnya Ibu Sari memegang berkas modul ajar siswa kelas 8. Dia mulai semester ini dengan unit “Mengenal Ruang Lingkup Produk Kerajinan Limbah Organik” (semacam unit 1) yang tercantum dalam modul.
Siswa-siswa awalnya mengernyit: “Kerajinan dari limbah? Kenapa sih?” Ibu Sari kemudian memulai dengan cerita: “Pernahkah kalian melihat banyak botol plastik di selokan?
Bagaimana jika kita ubah menjadi pot tanaman atau tas jinjing yang cantik?” Dengan cara ini siswa mulai berpikir bukan hanya teknis, tapi juga tentang dampak sosial dan lingkungan.
Dia lalu memfasilitasi diskusi: “Apa yang kalian tahu tentang limbah organik dan anorganik?” Kemudian mereka kelompok, wawancara di lingkungan sekolah, observasi bahan di sekitar rumah menjadi bagian dari pendekatan pembelajaran mendalam. Modul ajar ini yang memandu langkah-langkah tersebut.
Hasilnya: bukan hanya produk kerajinan jadi, tetapi siswa bisa menjelaskan karakteristik bahan, teknik pengolahan, serta alasan sosial-lingkungan mengapa kerajinan itu penting persis seperti yang modul ajar tunjukkan sebagai tujuan pembelajaran.
Modul dimulai dengan identitas: nama sekolah, kelas (VIII), semester, alokasi waktu. Contoh modul menunjukkan alokasi “4 pertemuan (4 × 80 menit)”.
Kemudian bagian tentang kesiapan siswa: apa yang diharapkan diketahui dan mampu dilakukan siswa sebelum pembelajaran dimulai.
Misalnya dalam modul: siswa diharapkan sudah punya kesadaran tentang sampah di lingkungan dan mungkin sudah pernah mencoba kerajinan sederhana dari bahan bekas.
Dalam konteks Kurikulum Merdeka, pembelajaran Prakarya Kerajinan kelas 8 tidak hanya mengajarkan keterampilan tangan, tapi juga mengembangkan karakter dan profil pelajar Pancasila seperti kreatif, kolaboratif, dan mandiri.
Modul ajar mencakup delapan dimensi profil lulusan: keimanan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi.
Modul menyusun elemen-desain pembelajaran seperti:
Sesuai dokumen modul, pembelajaran dikemas supaya siswa merasa hadir secara sadar (mindful), mengaitkan pembelajaran dengan hidup nyata (meaningful), dan menikmati prosesnya (joyful).
Tidak hanya produk akhir, modul juga memuat refleksi guru & siswa, tugas, dan lembar kerja (LK) yang memungkinkan penguatan konsep, keterampilan dan karakter.
Contoh modul bahan lunak buatan memuat aktivitas 1 hingga 6 dan lembar kerja 1–6.
Mari kita uraikan langkah-langkah yang bisa Ibu/Bapak guru ikuti agar menghasilkan modul ajar yang kuat dan mudah digunakan.
Contoh dari dokumen:
Guru bisa memilih, misalnya semester 1: Unit 1–3; semester 2: Unit 4–6.
Setiap unit perlu mendefinisikan CP (apa yang siswa harus capai) dan TP (apa yang siswa bisa lakukan setelah pembelajaran). Misalnya: “Siswa dapat mengidentifikasi jenis-jenis limbah organik dan merancang produk kerajinan dari limbah tersebut”.
Misalnya untuk Unit 1:
Bagi Unit 2:
Desainlah asesmen formatif dan sumatif: lembar kerja, evaluasi produk kerajinan, presentasi kelompok, refleksi individu. Tentukan kriteria ketuntasan (misalnya minimal 80 jika skala 100).
Modul harus menyertakan aktivitas refleksi: siswa menuliskan apa yang dipelajari, tantangan yang dihadapi, serta rencana perbaikan. Guru juga merefleksi: metode mana yang efektif, apa yang perlu diperbaiki.
Modul Ajar berbasis pembelajaran deep learning untuk mata pelajaran Prakarya Kerajinan kelas 8 di Kurikulum Merdeka adalah sebuah investasi pendidikan yang membawa siswa tidak hanya membuat produk kerajinan, tetapi menempa karakter, kreativitas, dan kesadaran lingkungan.
Dengan modul ini, guru bukan sekadar pengajar, tetapi fasilitator yang membimbing siswa dalam proses bermakna.
Jika Anda adalah guru, koordinator mata pelajaran, atau pihak sekolah yang ingin menyediakan perangkat ajar siap pakai dan edit untuk Prakarya Kerajinan kelas 8, modul semacam ini bisa menjadi dasar yang sangat baik.
Di modulmerdeka.com, Anda bisa menyediakan file modul, lembar kerja, dan panduan pengajar yang sesuai dengan pendekatan ini.
Mari kita ubah pembelajaran kerajinan menjadi petualangan kreatif yang mendalam dan menyenangkan bukan hanya “buat kerajinan”, tetapi “memberi makna lewat kerajinan”.

Nama asli saya Supriyadi dan populer Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan atau kunjungi website profil saya di https://supriyadipro.com
Jika anda merasa mendapatkan manfaat, jadilah aliran rezeki dengan berdonasi untuk kemajuan website ini, silahkan kirimkan ke:

Nama asli saya Supriyadi dan populer Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan atau kunjungi website profil saya di https://supriyadipro.com