modulmerdeka.com – Bayangkan seorang guru PPKN kelas 3 SD yang ingin menanamkan nilai jujur, disiplin, dan gotong royong kepada siswanya. Dengan modul ajar berbasis deep learning, pembelajaran tidak lagi hanya soal menghafal aturan, tetapi mengajak siswa memahami, mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari, lalu mempraktikkan nilai itu secara nyata.
Modul ajar ini dirancang sesuai Kurikulum Merdeka, yang menekankan pembelajaran aktif, kolaboratif, dan kontekstual. Bagi siswa usia 8–9 tahun, cara ini lebih efektif karena mereka belajar melalui pengalaman, bukan hanya teori.
Modul ajar Deep Learning adalah perangkat pembelajaran yang dirancang agar siswa bisa:
Dalam konteks PPKN kelas 3, deep learning berarti siswa tidak hanya tahu “aturan lalu lintas harus dipatuhi”, tetapi juga menyadari dampaknya, misalnya keselamatan dirinya dan orang lain.
Menurut National Research Council (2012), deep learning efektif meningkatkan keterampilan abad 21: berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas. Hal ini sejalan dengan Profil Pelajar Pancasila yang menjadi tujuan utama Kurikulum Merdeka.
Modul ajar PPKN kelas 3 SD berisi komponen berikut:
Guru menayangkan gambar antrean di kantin sekolah. Siswa diminta menceritakan pengalaman mereka saat antre.
Siswa dibagi menjadi dua kelompok:
Guru memfasilitasi refleksi: mana yang lebih nyaman?
Siswa membuat poster bersama bertema “Tertib Itu Keren” untuk ditempel di kelas.
Untuk mendapatkan Modul Ajar Deep Learning PPKN Kelas 3 SD, silahkan unduh melalui tautan yang kami lampirkan di bawah ini:
1. Apa bedanya modul ajar biasa dengan modul ajar deep learning?
Modul ajar biasa lebih menekankan transfer pengetahuan, sedangkan deep learning menekankan pemahaman mendalam dan penerapan nyata dalam kehidupan.
2. Apakah modul ajar deep learning cocok untuk siswa kelas 3 SD?
Ya, karena di usia ini siswa sedang membentuk karakter dasar dan lebih mudah belajar lewat pengalaman nyata.
3. Bagaimana cara guru menilai hasil belajar PPKN berbasis deep learning?
Guru dapat menggunakan observasi sikap, penilaian proyek, portofolio, serta refleksi siswa.
4. Apakah modul ajar ini fleksibel?
Sangat fleksibel, guru bisa menyesuaikan contoh kegiatan dengan kondisi sekolah dan lingkungan siswa.
5. Apa manfaat terbesar dari pembelajaran PPKN dengan pendekatan deep learning?
Membentuk siswa yang tidak hanya tahu aturan, tapi juga mau mematuhi dan menghayati nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Nama asli saya Supriyadi dan populer Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan atau kunjungi website profil saya di https://supriyadipro.com
Jika anda merasa mendapatkan manfaat, jadilah aliran rezeki dengan berdonasi untuk kemajuan website ini, silahkan kirimkan ke:

Nama asli saya Supriyadi dan populer Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan atau kunjungi website profil saya di https://supriyadipro.com