modulmerdeka.com – Bayangkan kelas di mana anak-anak bukan hanya membaca tentang energi atau alam, tetapi mereka benar-benar melakukan eksperimen sederhana, mendiskusikan hasilnya, dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Inilah yang dihadirkan oleh Modul Ajar Deep Learning IPAS Kelas 3 SD/MI dalam Kurikulum Merdeka.
IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) menggabungkan dua mata pelajaran penting: sains dan ilmu sosial. Modul ajar deep learning membawa siswa untuk tidak hanya menghafal konsep, melainkan menyelami makna, bereksperimen, dan berpikir kritis.
Menurut laporan National Research Council (2022), pembelajaran berbasis deep learning di sains dasar meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa hingga 41% lebih tinggi dibanding metode hafalan tradisional.
IPAS adalah mata pelajaran yang sarat dengan fenomena sehari-hari. Anak-anak bisa belajar tentang air, energi, hewan, hingga lingkungan sosial mereka. Dengan pendekatan deep learning:
Sebuah studi dari Journal of Elementary Science Education (2023) menyebutkan bahwa 79% siswa yang belajar dengan metode deep learning lebih mampu menjelaskan konsep ilmiah dengan kata-kata mereka sendiri.
Guru menilai melalui jurnal refleksi siswa, laporan eksperimen, serta diskusi kelompok.
Di SDN 2 Mekarjaya, Pak Budi mengajak muridnya membuat kincir angin sederhana dari kertas dan sedotan. Murid-murid berlari di halaman sekolah untuk melihat kincir berputar. Dari aktivitas sederhana itu, mereka belajar bahwa angin adalah sumber energi.
Pak Budi lalu bertanya, “Kalau angin bisa menggerakkan kincir, apa lagi yang bisa kita lakukan dengan energi ini?” Anak-anak mulai menyebutkan: listrik, perahu layar, bahkan turbin besar. Dari sini, mereka menghubungkan teori dengan kehidupan nyata.
Berdasarkan penelitian International Journal of STEM Education (2022):
Untuk mendapatkan Modul Ajar Deep Learning IPAS untuk Kelas 3 SD/MI, silahkan unduh melalui tautan yang kami lampirkan di bawah ini:
1. Apa itu deep learning dalam IPAS?
Deep learning dalam IPAS adalah metode belajar yang mendorong siswa untuk memahami konsep sains dan sosial secara mendalam melalui eksperimen, diskusi, dan refleksi.
2. Apakah modul ini sesuai Kurikulum Merdeka?
Ya, modul ini dirancang mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Capaian Pembelajaran (CP) Kurikulum Merdeka.
3. Bagaimana guru menilai siswa dalam modul ini?
Melalui penilaian autentik: laporan eksperimen, diskusi kelompok, refleksi pribadi, dan observasi sikap.
4. Apakah siswa kelas 3 bisa melakukan eksperimen sederhana?
Bisa. Eksperimen yang dipilih sangat sederhana, menggunakan bahan sehari-hari, aman, dan menyenangkan.
5. Apa manfaat terbesar modul ini bagi siswa?
Meningkatkan pemahaman konsep, menumbuhkan rasa ingin tahu, serta menghubungkan sains dengan kehidupan nyata.

Nama asli saya Supriyadi dan populer Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan atau kunjungi website profil saya di https://supriyadipro.com
Jika anda merasa mendapatkan manfaat, jadilah aliran rezeki dengan berdonasi untuk kemajuan website ini, silahkan kirimkan ke:

Nama asli saya Supriyadi dan populer Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan atau kunjungi website profil saya di https://supriyadipro.com