Modul Ajar Deep Learning PJOK Kelas V SD/MI

modulmerdeka.com – Mengajar PJOK di kelas V SD/MI bukan hanya soal bermain bola atau lari di lapangan. Guru juga perlu memahami bagaimana siswa belajar gerak, kerja sama tim, hingga membangun kebiasaan hidup sehat.

Di era Kurikulum Merdeka, guru dituntut menyusun modul ajar yang mendorong siswa belajar lebih mendalam atau deep learning.

Artikel ini akan menjadi panduan lengkap untuk kamu yang ingin menyusun modul ajar deep learning PJOK kelas V yang seru, efektif, dan sesuai kebutuhan siswa.

Download contoh Modul Ajar Deep Learning PJOK Kelas 5 SD/MI

Untuk mendapatkan Modul Ajar Deep Learning PJOK untuk Kelas 5 SD, silahkan unduh melalui tautan yang kami lampirkan di bawah ini:

SEMESTER 1

SEMESTER 2

Perangkat ajar lainnya

Mengapa PJOK Penting di Kelas V?

PJOK atau Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa.

Menurut data Kementerian Kesehatan RI, hanya 34% anak usia sekolah yang melakukan aktivitas fisik cukup setiap hari.

Modul ajar PJOK yang tepat membantu meningkatkan kebugaran fisik, melatih kerja sama, serta mengurangi risiko obesitas pada anak.

Selain itu, PJOK juga mengajarkan nilai sportivitas, disiplin, dan percaya diri. Deep learning di PJOK berarti siswa bukan hanya bisa bermain, tapi memahami strategi permainan, cara menjaga kesehatan tubuh, dan membangun kebiasaan olahraga seumur hidup.

Prinsip Deep Learning dalam PJOK

Deep learning dalam konteks pendidikan berarti pembelajaran yang bermakna, mendalam, dan menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan nyata. Pada mata pelajaran PJOK, hal ini mencakup:

  • Pemahaman konsep gerak dasar dan keterampilan motorik
  • Analisis strategi permainan dan kerja sama tim
  • Kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat
  • Refleksi atas pengalaman bermain dan belajar

Guru bisa mengajak siswa mendiskusikan mengapa pemanasan penting sebelum berolahraga atau bagaimana tubuh mereka merespons latihan. Ini membuat pembelajaran lebih kontekstual dan tidak sekadar hafalan.

Komponen Modul Ajar PJOK Kelas V

1. Identitas Modul Ajar

Tuliskan informasi dasar seperti mata pelajaran, kelas, fase, alokasi waktu, dan profil pelajar Pancasila yang ingin dicapai. Misalnya:

  • Mata Pelajaran: PJOK
  • Kelas: V (Fase C)
  • Alokasi Waktu: 3 x 35 menit
  • Profil Pelajar Pancasila: Gotong royong, mandiri, bernalar kritis

2. Tujuan Pembelajaran

Gunakan tujuan pembelajaran yang spesifik dan dapat diukur. Contoh:

  • Siswa mampu mempraktikkan variasi gerak dasar lokomotor seperti lari zig-zag dengan benar
  • Siswa mampu bekerja sama dalam permainan bola kecil
  • Siswa mampu menjelaskan manfaat aktivitas fisik bagi kesehatan

3. Pemahaman Bermakna

Tuliskan insight utama yang ingin dibawa siswa pulang. Contoh:
“Olahraga membantu tubuh menjadi sehat dan melatih kerja sama dengan teman.”

4. Pertanyaan Pemantik

Gunakan pertanyaan untuk merangsang rasa ingin tahu siswa, misalnya:
“Apa yang terjadi pada tubuhmu jika kamu tidak melakukan pemanasan sebelum olahraga?”

5. Langkah Kegiatan Pembelajaran

Buat tiga tahap kegiatan: pendahuluan, inti, dan penutup.

Pendahuluan

  • Guru mengajak siswa melakukan ice breaking
  • Diskusi ringan tentang pengalaman berolahraga

Inti

  • Guru memberikan demonstrasi gerakan
  • Siswa berlatih secara berkelompok
  • Guru memberi umpan balik secara langsung
  • Refleksi: siswa menceritakan apa yang mereka rasakan saat berolahraga

Penutup

  • Guru memberi apresiasi
  • Siswa menuliskan satu kebiasaan sehat yang ingin mereka lakukan di rumah

6. Asesmen dan Refleksi

Gunakan asesmen formatif berbasis observasi: apakah siswa mampu melakukan gerakan dengan benar, bekerja sama, dan memahami konsep kesehatan. Refleksi bisa berupa jurnal singkat atau diskusi kelompok.

Media dan Sumber Belajar

Gunakan media yang bervariasi untuk membuat pembelajaran menarik. Contoh:

  • Video tutorial gerak dasar
  • Poster tentang manfaat olahraga
  • Bola kecil, cone, peluit
  • Aplikasi kebugaran sederhana untuk memantau aktivitas

Integrasikan sumber belajar dari platform resmi seperti Merdeka Mengajar agar modul ajar sesuai dengan capaian pembelajaran nasional.

Membuat PJOK Jadi Pengalaman Seru

Bayangkan kamu mengajak siswa berlari zig-zag sambil membawa bola kecil. Mereka tertawa, berteriak semangat, dan saling memberi semangat.

Setelah permainan selesai, kamu duduk bersama mereka di bawah pohon, lalu berdiskusi ringan tentang bagaimana jantung mereka berdetak lebih cepat.

Momen seperti ini membuat siswa memahami konsep kebugaran, bukan hanya sekadar melakukan gerakan.

Storytelling ini membantu siswa mengingat pengalaman belajar lebih lama, sesuai prinsip deep learning.

Contoh Jadwal Mingguan PJOK Kelas V

MingguMateriAktivitasAsesmen
1Gerak Dasar LokomotorLari zig-zag, lompat taliObservasi teknik
2Gerak Non-lokomotorSenam lantai sederhanaRubrik keterampilan
3Permainan Bola KecilBermain kastiKerja sama tim
4Kebugaran JasmaniLari estafetCatatan waktu

Tips Guru: Menghidupkan Modul Ajar

  • Mulai dengan permainan pemanasan yang menyenangkan
  • Libatkan siswa dalam membuat aturan permainan
  • Variasikan kegiatan agar siswa tidak bosan
  • Gunakan musik untuk menciptakan suasana seru
  • Lakukan refleksi bersama agar siswa menyadari manfaat PJOK

Integrasi dengan Profil Pelajar Pancasila

Modul ajar deep learning PJOK bisa membantu menumbuhkan karakter gotong royong (melalui permainan kelompok), mandiri (melatih kebiasaan olahraga rutin), dan bernalar kritis (menganalisis strategi permainan).

Dengan begitu, PJOK menjadi lebih dari sekadar mata pelajaran olahraga, tetapi juga sarana pembentukan karakter.

FAQ tentang Modul Ajar Deep Learning PJOK Kelas V

Apa perbedaan modul ajar dan RPP?

Modul ajar lebih fleksibel dan kontekstual dibanding RPP. Modul ajar menekankan pengalaman belajar siswa dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan kelas.

Bagaimana cara membuat modul ajar PJOK lebih menarik?

Gunakan permainan kreatif, media interaktif, serta hubungkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Apakah modul ajar harus mengikuti Kurikulum Merdeka?

Ya, sebaiknya modul ajar disesuaikan dengan capaian pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran yang ditetapkan Kurikulum Merdeka.

Bagaimana menilai deep learning pada PJOK?

Gunakan observasi, rubrik keterampilan, serta refleksi siswa untuk menilai sejauh mana mereka memahami konsep dan mempraktikkan keterampilan.

Bisakah modul ajar digunakan di sekolah non-Merdeka?

Bisa, modul ajar fleksibel dan bisa diadaptasi untuk sekolah yang masih menggunakan Kurikulum 2013 dengan sedikit penyesuaian.

Nama asli saya Supriyadi dan populer Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan atau kunjungi website profil saya di https://supriyadipro.com

Jelajahi Artikel Lainnya